HUT Kota Tenggarong, Ini Kata Anggota DPRD Firnadi Ikhsan

img

Firnadi Ikhsan Anggota DPRD Kukar

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Pembangunan Kota Tenggarong yang menjadi pusat Ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara telah mengalami kemajuan yang berarti. Hidup kehidupan masyarakat cukup damai dan menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja yang berkunjung di kota raja Tenggarong.

Saat ini Kota Tenggarong menjadi magnet masyarakat dari luar untuk berkunjung di kota ini.

Tepat 28 September 2023 besok, Kota Tenggarong genap berusia 241 tahun. Ada banyak harapan masyarakat untuk kota tercinta ini, salah satunya adalah dari Anggota DPRD Kutai Kartanegara dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Firnadi Ikhsan.

“Saya ucapkan, Selamat Hari Ulang Tahun kota Tenggarong yang 241 tahun.

Kita akui dari tahun ketahun ada perubahan di kota Tenggarong, kota sebagai pusat ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara ini. Kita rasakan semakin nyaman, banyak sekarang ruang terbuka hijau, taman kota, bahkan pergerekan ekonomi saya lihat semakin berkembang, dengan seringnya diadakan even even daerah dan nasional,” kata Firnadi Ikhsan saat berbincang dengan wartawan Poskotakaltimnews.com, usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kukar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kota Tenggarong ke 241, Rabu 27 September 2023.

Sebagai wilayah yang dirancang sebagai kota modern, Firnadi Ikhsan menyebut pemerintah terus melakukan perubahan dan perbaikan, melengkapi segala fasilitasi fasilitas yang layak untuk masyarakat.

“Saya melihat pembangunan terus berjalan, beberapa titik kemajuan bisa dilihat program relokasi kawasan Tanjung yang nantiya akan dijadikan kawasan hijau, kemudian pembenahan Dermaga, pembanguna Ikon Kota Tenggarong yang saat ini masih berproses. Kita berharap Tenggarong semakin maju dan berkembang,” terang Firnadi Ikhsan yang siap maju sebagai Calon Legislatif DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kukar ini.

Namun demikian, Firnadi Ikhsan memberikan catatan dan masukan ke pemerintah dan mudah mudahan bisa terjawab seiring dengan besarnya anggaran Pemkab Kukar saat ini.

“Contoh masalah banjir, perlu adanya langkah serius pemerintah untuk mengurai permasalahan tersebut dengan membenahi drainase disejumlah wilayah yang selama ini jadi langganan banjir, semisal di wilayah Kelurahan Melayu, Panji,” kata Firnadi Ikhsan.

Pun begitu dengan kelengkapan armada pemadam kebakaran yang perlu dilakukan penambahan, sehingga ketika ada musibah kebakaran petugas gerak cepat dengan didukung sarana prasana yang memadai.

PEMEKARAN WILAYAH

Sebagai upaya untuk mendorong percepatan pembangunan maupun peningkatan layanan masyarakat, wacana pemekaran wilayah di beberapa kelurahan di Kota Tenggarong menurut Firnadi Ikhsan perlu segera direalisasikan.

“Pemekaran wilayah saya pikir sangat relevan sebagai upaya untuk mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan ke masyarakat Tenggarong,” katanya.

Beberapa wilayah yang santer dan masuk rencana pemekaran adalah, di Kelurahan Loa Ipuh, Loa Tebu dan Kelurahan Mangkurawang.(awi/adv)